Semua Tentang Ilmu Komputer...!!!

Senin, 19 Januari 2015

Pemrograman BASIC

1 komentar

Sejarah Bahasa BASIC

  • BASIC, adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code adalah sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi. Secara harfiah, BASIC memiliki arti "kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula". 
  • Bahasa BASIC menjadi bahasa yang paling populer digunakan pada komputer mikro pada akhir tahun 1970-an dan komputer rumahan pada tahun 1980-an. Dan hingga saat ini, menjadi bahasa yang dialeknya beberapa kali berevolusi. 
  • Bahasa BASIC yang asli didesain pada tahun 1963 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz dan diimplementasikan oleh sekelompok siswa di Dartmouth College di bawah arahan mereka berdua. BASIC didesain untuk para siswa agar mereka dapat menulis program untuk Dartmouth Time-Sharing System.
  • BASIC buatan Kemeny dan Kurtz dinamakan dengan Dartmouth BASIC.

Prinsip-prinsip yang digunakan dalam mendesain bahasa BASIC antara lain:

  • Dapat digunakan secara mudah bagi para pemula.
  • Dapat digunakan sebagai sebuah bahasa pemrograman untuk tujuan umum (general purpose)
  • Dapat ditambahi fitur-fitur tambahan dan tingkat lanjut untuk para ahli, tetapi tetap mempertahankan kesederhanaan bahasa untuk para pemula.
  • Harus interaktif.
  • Pesan-pesan kesalahan harus jelas dan mudah dipahami.
  • Merespons dengan cepat untuk program-program yang kecil.
  • Tidak harus membutuhkan pengetahuan dan pemahaman perangkat keras komputer.

Minggu, 18 Januari 2015

Simbol-Simbol Flowchart

0 komentar
Simbol-Simbol Flowchart

    Dipakai sebagai alat Bantu menggambarkan proses di dalam program
Dibagi menjadi tiga kelompok :
I. Flow Direction Symbols; dipakai untuk menggabungkan antara symbol yang satu   dengan symbol lainnya

Simbol Simbol Flowchart

  • Symbol Off-line Connector ( Simbol untuk keluar/masuk prosedure atau proses dalam lembar/halaman yang lain)
  • Symbol Connector (Simbol untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam   lembar/halaman yang sama
  • Symbol Comunication Link ( Simbol transmisi untuk informasi dari satu lokasi ke lokasi lainnya)

Pengenalan Dan Definisi Flowchart

0 komentar
PENDAHULUAN
 I. Pengenalan dan Definisi Flowchart   
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan symbol. Dengan demikian setiap symbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung.   

Dua macam flowchart yang menggambarkan proses dengan komputer, yaitu:

A.    System flowchart Bagan yang memperlihatkan urutan prosedur dan proses dari beberapa file dalam media tertentu. System flowchart menggambarkan :
1.    Hubungan antar suatu file dengan file lainnya
2.    Media yang dipakai untuk setiap file
B.    Program flowchart Bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses dalam suatu program.     FLOWCHART (Diagram Alur) 
  • Langkah awal pembuatan program    
  • Urutan proses di program menjadi lebih jelas
II. Kaidah-kaidah Umum Pembuatan Flowchart     Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan yang lainnya.      Namun secara garis besar setiap pengolahan selalu terdiri dari 3 bagian utama, yaitu:
  •  Input,
  • Proses pengolahan dan
  • Output
Pengenalan Dan Definisi Flowchart
Untuk pengolahan data dengan komputer, urutan dasar pemecahan suatu masalah:

Sabtu, 07 Januari 2012

Global System For Mobile Communication

0 komentar
Global System for Mobile Communication Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Sejarah dan perkembangan GSM Teknologi komunikasi selular sebenarnya sudah berkembang dan banyak digunakan pada awal tahun 1980-an, diantaranya sistem C-NET yang dikembangkan di Jerman dan Portugal oleh Siemens, sistem RC-2000 yang dikembangkan di Perancis, sistem NMT yang dikembangkan di Belanda dan Skandinavia oleh Ericsson, serta sistem TACS yang beroperasi di Inggris. Namun teknologinya yang masih analog membuat sistem yang digunakan bersifat regional sehingga sistem antara negara satu dengan yang lain tidak saling kompatibel dan menyebabkan mobilitas pengguna terbatas pada suatu area sistem teknologi tertentu saja (tidak bisa melakukan roaming antar negara). Teknologi analog yang berkembang, semakin tidak sesuai dengan perkembangan masyarakat Eropa yang semakin dinamis, maka untuk mengatasi keterbatasannya, negara-negara Eropa membentuk sebuah organisasi pada tahun 1982 yang bertujuan untuk menentukan standar-standar komunikasi selular yang dapat digunakan di semua negara Eropa.

Global System For Mobile Communication

Organisasi ini dinamakan Group Special Mobile (GSM). Organisasi ini memelopori munculnya teknologi digital selular yang kemudian dikenal dengan nama Global System for Mobile Communication atau GSM. GSM muncul pada pertengahan 1991 dan akhirnya dijadikan standar telekomunikasi selular untuk seluruh Eropa oleh ETSI (European Telecomunication Standard Institute). Pengoperasian GSM secara komersil baru dapat dimulai pada awal kuartal terakhir 1992 karena GSM merupakan teknologi yang kompleks dan butuh pengkajian yang mendalam untuk bisa dijadikan standar. Pada September 1992, standar type approval untuk handphone disepakati dengan mempertimbangkan dan memasukkan puluhan item pengujian dalam memproduksi GSM. Pada awal pengoperasiannya, GSM telah mengantisipasi perkembangan jumlah penggunanya yang sangat pesat dan arah pelayanan per area yang tinggi, sehingga arah perkembangan teknologi GSM adalah DCS (Digital Cellular System) pada alokasi frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, akan dicapai kapasitas pelanggan yang semakin besar per satuan sel. Selain itu,